wisata diSEMARANG
wisata diSEMARANG
kali ini kami akan menuju dan mejelajah Semarang,
ya, Semarang adalah ibukota dari Provinsi Jawa Tengah dan juga
merupakan kota terbesar ke 5 di Indonesia. Walaupun tidak seterkenal
kota wisata lain, Semarang juga memiliki banyak tempat wisata menarik.
Apa saja tempat wisata di Semarang
yang menarik dan layak Anda kunjungi ? kami cakrawala tour travel kali
ini ingin membahas wisata yang ada disemarang, sekaligus mempromosikan
kota tempat kami berasal.. wisata Semarang menyajikan berbagam objek
yang menawan. Berikut ini adalah tempat wisata di Semarang yang paling
kami rekomendasikan. Jika anda berkunjung ke Semarang, pastikan anda
mampir di sana. Oke mari kita mulai tour perjalanan kita di semarang ke
beberapa tempat wisata yang cukup menarik untuk Anda kunjungi.
1. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang terletak di Jalan Gajah Raya Semarang, Jawa Tengah Masjid Agung Jawa Tengah Semarang ini dibangun pada hari Jumat, 6 September 2002 yang ditandai dengan pemasangan tiang pancang perdana yang dilakukan Menteri Agama Ri, Prof. Dr. H. Said Agil Husen al-Munawar, KH. MA Sahal Mahfudz dan Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyanto, akhirnya Masjid Agung Jawa Tengah Ini diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006![]() |
| masjid agung jawa tengah (MAJT) dilihat dari atas tower menara masjid |
Pesona wisata:
Meskipun baru diresmikan pada tanggal 14 Nopember 2006, namun masjid ini
telah difungsikan untuk ibadah jauh sebelum tanggal tersebut. Masjid
megah ini telah digunakan ibadah shalat jum’at untuk pertama kalinya
pada tanggal 19 Maret 2004 dengan Khatib Drs. H. M. Chabib Thoha, MA,
Kakanwil Depag Jawa Tengah.
Di kompleks Masjid Agung Jawa Tengah Semarang ini terdapat Museum
Perkembangan Islam Jawa Tengah di Tower Asmaul Husna Lantai 2 dan 3,
Hotel Graha Agung di sisi Utara dan resto yang memiliki view terbaik di
Kota Semarang ini di Tower Asmaul Husna Lantai 18.
MAJT dijunjungi bukan hanya untuk beribadah saja, melainkan untuk
kegiatan wisata juga. Masjid Agung Jawa Tengah yang memiliki luas lebih
dari 7,500 meter persegi ini mampu menampung sekitar 16,000 jamaah.
Selain bangunan utama masjid, di Masjid Agung Jawa Tengah juga terdapat
berbagai fasilitas lain seperti ruang akad nikah, auditorium,
perpustakaan, penginapan, museum budaya Islam, kafe, toko cenderamata,
kereta kelinci, tempat bermain anak-anak, dan lain-lain.
![]() |
| museum yang berada di MAJT |
![]() |
| Bedug Ijo Mangunsari - MAJT |
![]() |
| batu tulis peresmian MAJT (masjid agung jawa tengah) |
![]() |
| Kunjungan darii Bpk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di MAJT |
![]() |
| kubah saat dibuka di hari jum'at di MAJT |
![]() |
| suasana kafe dari Tower Menara Masjid MAJT |
![]() |
| suasana malam di Masjid MAJT |
![]() |
| menara masjid MAJT |
![]() |
| suasana masjid malam hari dilihat dari Tower Menara Masjid |
| suasana selesai jumatan |
saran : datanglah disaat hari jumat karena katup payung besarnya akan terbuka
2. Pantai Maron
Pantai Maron yang terletak di
sebelah barat Semarang, tepatnya di sekitar muara Sungai Silandak ini, bisa
ditempuh dari dua tempat, yaitu dari Bandara Ahmad Yani atau dari Perumahan
Graha Padma, Krapyak. Kira-kira berjarak 3 km dari jalan raya kita sudah bisa
sampai di lokasi. Jika menggunakan kendaraan bisa ditempuh sekitar 10 menit.
Namun jika ingin jalan kaki, dari ujung perumahan Graha Padma saja bisa memakan
waktu 30 menit.
Sejarah Pantai Maron
Nama Maron sendiri konon karena
pantai ini masih merupakan milik Penerbangan TNI Angkatan Darat
(Penerbad),
karena merah maron merupakan warna khas baret Penerbad, maka pantai ini
disebut
Pantai Maron. Memang kurang jelas siapa yang mengelola Pantai Maron.
Konon katanya Maron juga berasal dari singkatan Marina Kulon.
Jika berkunjung ke Pantai Maron
pada Sabtu Sore, Minggu Pagi, Minggu Sore, atau hari-hari libur, bisa
dipastikan pelancong yang datang sangat banyak. Bahkan bisa dikatakan tidak
kalah dari jumlah pelancong di Parangtritis, Yogyakarta ataupun Kuta, Bali.
Hampir setiap sudut pantai dan warung-warung di tepi pantai penuh oleh
pengunjung.
Pantai Maron
menawarkan keindahan pantai yang eksotis sehingga ramai dikunjungi
wisatawan sekitar Semarang pada akhir pekan. Apabila anda ingin
berkunjung ke Pantai Maron, perlu di ingat bahwa jalan menuju tempat ini
masih terbuat dari tanah yang dipadatkan, sehingga apabila hujan
jalanan tersebut akan menjadi licin. Harga tiket masuk Pantai Maron
adalah 5,000 Rupiah. (th2014)
![]() |
| suasana wisata pantai maron - wisata semarang |
![]() |
| senja di pantai maroon - pantai tirang - wisata semarang |
![]() |
| bermain pasir di wisata pantai maron semarang |
![]() |
| suasana tepi [antai maron saat minggu ramai |
![]() |
| peta satelit pantai maron / pantai tirang |
![]() |
| sunset di pantai maron |
![]() |
| bergaya dipantai maron/pantai tirang |
3. Lawang Sewu - wisata adrenalin semarang
Lawang Sewu
adalah nama sebuah gedung kuno di kota Semarang. Dibangun pada tahun
1904 oleh Belanda, Lawang Sewu dulunya berfungsi sebagai kantor
perusahaan kereta api Belanda. Nama Lawang Sewu yang berarti seribu
pintu berasal dari bentuk bangunannya yang mempunyai banyak pintu dan
jendela. Yang menarik dari Lawang Sewu adalah suasana mistisnya yang
dilengkapi dengan arsitektur megah khas jaman dahulu. Gedung Lawang Sewu
juga mempunyai lantai bawah tanah yang dulunya difungsikan sebagai
penjara. Harga tiket masuk Lawang Sewu adalah 10,000 Rupiah. Terletak di
bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu)
dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak.
Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki
banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering
menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI)
atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai
sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam
IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah.
Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri
yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14
Oktober - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran
yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan
Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang
dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang
Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota
Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan
revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan
bersejarah PT Kereta Api Persero
Sejarah
Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 27 Februari 1904 dengan nama lain Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di Stasiun Semarang Gudang (Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.
Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai.
Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain menyewa beberapa bangunan
milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak
efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat rawa
sehingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting.
Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di
lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir
kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg
Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan
Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal).
NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada
Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang
berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di
Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang. Melihat
dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah
bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula
kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun
1903.
![]() |
| gambaran pada masa lalu-Lawang Sewu |
![]() |
| lawang sewu sebelum mengalami renovasi |
![]() |
| lawang / pintu-pintu lokasi wisata lawang sewu |
![]() |
| kerata tua yang menjadi pajangan wisata |
![]() |
| suasana tugu muda dan lawang sewu di malam hari |
| desain bangunan lawang sewu (sumber wikipedia) |
![]() |
| suasana malam hari tampak depan dari lawang semu |
![]() |
| lawang sewu dari dalam |
![]() |
| bagian dalam dari aula lawang sewu |
![]() |
| area tengah dari kompleks lawang sewu |
4. Taman Lele Semarang wisata keluarga Favorit
Taman Lele
di Semarang bisa menjadi lokasi yang tepat untuk menghabiskan liburan
akhir pekan bersama keluarga. Di sana, Anda bisa mengajak buah hati ke
kebun binatang, taman bermain atau sekadar duduk santai di danau buatan.
Taman Lele merupakan objek wisata keluarga andalan Kota
Semarang. Di atas tanah seluas 22.173 meter persegi, Taman Lele
menyediakan aneka wisata lengkap bersama keluarga, seperti yang ditulis
Situs Resmi Pemkot Semarang, semarangkota.go.id, Kamis (12/4/2012).
Kampung wisata Taman Lele Semarang adalah sebuah
objek wisata alam sekaligus taman hiburan keluarga di yang terletak di
kota Semarang. Obyek wisata ini memiliki luas lebih dari 2 hektare[1],
memiliki aneka permainan untuk keluarga baik permainan air atau pun
permainan darat. Terdapat juga kebun binatang mini, serta penginapan.
Panorama
Kampung wisata Taman Lele Semarang menawarkan panorama alam asri, dengan
danau buatan yang dijadikan tempat bermain sepeda air. Danau buatan
tersebut dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. Terdapat juga kebun
binatang mini dengan beberapa aneka satwa seperti merak, ular phyton,
buaya, iguana, kelinci, dan burung cendrawasih.
Fasilitas yang ada di Kampung Wisata Taman Lele Semarang :
- Kebun Binatang Mini
- Kolam Renang
- Taman
- Danau Buatan
- Gazebo
- Hotel
- Pertunjukan
Dari kebun binatang mini, ajaklah anak untuk bermain air di kolam
renang. Meski tidak terlalu besar, kolam ini bisa menjadi tempat asyik
menghabiskan waktu bersama keluarga. Ayo, main air bersama!
Lelah berkeliling di kebun binatang dan bermain air di kolam renang,
Anda bisa duduk-duduk santai di taman bermain atau danau buatan. Di
kedua tempat tersebut, Anda bisa menggelar tikar dan menikmati santap
siang bersama.
Layakanya permainan di taman kanak-kanak, taman bermain di Taman Lele
memiliki arena permainan yang cukup lengkap. Ayunan dan aneka jenis
perosotan telah disediakan untuk menghibur sang buah hati.
Di danau buatan, wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan danau
dengan menaiki perahu bebek. Cukup membayar Rp 10.000 untuk satu perahu,
Anda sudah bisa mengitari danau buatan ini.
Akses menuju Kampung wisata Taman Lele Semarang terletak di jalur pantura, tepatnya di Jalan Walisongo KM 10 Kecamatan Ngaliyan Semarang.
![]() |
| wahana permainan di wisata taman lele semarang |
| petunjuk arah ke hotel kampoeng wisata taman lele semarang |
![]() |
| pintu masuk wisata taman lele semarang |
![]() |
| Gazebo wisata taman lele |
![]() |
| arena bermain perahu bebek - Taman Lele Semarang - wisata semarang |
5. Pantai Marina -Wisata eksotis pantai semarang
Pantai Marina adalah
salah satu tempat rekreasi yang berada di kota Semarang, tepatnya di
jalan Yos Sudarso, kurang lebih 4 km dari Tugu muda dan bersebelahan
dengan Puri Mareokoco. Jaraknya hanya beberapa ratus meter dari Bandara
Ahmad Yani.
Pantai ini menyimpan pemandangan eksotis khas kota Semarang. Akses untuk
menuju ke pantai ini sangatlah mudah. Dari pusat kota Semarang hanya
dibutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Di sisi utara agak ke timur, air
laut pantai ini agak sedikit kecoklatan saat musim hujan, hal ini
disebbakan karena di sisi timur pantai ini merupakan wilayah bermuaranya
sungai banjir kanal barat. Untuk masuk ke pantai ini, para pengunjung
hanya wajib membayar tiket seharga Rp. 3000 per orang. Pantai marina
merupakan pantai kecil, yang berada di kawasan perumahan.
![]() |
| senja di pantai marina |
Tempat yang satu ini dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam, oleh
karena itulah para pengunjung dapat mendatangi kapan saja pantai Marina
sesuai keinginan, baik untuk olah raga di pagi hari, sore hari untuk
menikmati pemandangan tenggelamnya matahari, maupun malam hari sambil
menikmati berbagai kuliner yang ada. Menurut sejarahnya, pantai Marina
merupakan pantai yang dibuat dari reklamasi daratan. Dulunya tempat ini
berupa hutan bakau dan tambak. Kemudian, dilakukanlah reklamasi dan
dijadikan bangunan perumahan, pertokoan dan perkantoran dan bagian
sebelah utara pantai dijadikan sebagai tempat wisata yang diberi nama
Pantai Marina.
Fasilitas
![]() |
| Patung eLang di pantai marina |
Para pengunjung dapat naik perahu keliling jika ingin melihat lautnya atau hanya sekedar ingin memancing.Di sini juga disediakan mobil balap mainan bagi pengujung juga penyewaan ban untuk berenang. Namun sayang, obyek wisata Pantai Marina ini belum bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung karena infrastruktur yang kurang memadai dan kurangnya investor yang masuk untuk menggarap lahan potensial ini. Karena banyak pepohonan rindang di pintu masuk, menyebabkan pantai ini tidak terasa panas.Pepohonan yang rindang ditambah dengan suara debur ombak yang menerpa tembok pembatas yang dibangun mengelilingi pantai dan juga menabrak karang, makin menambah keindahan pantai ini. Dengan keamanan yang terjamin, para pengunjung dapat berenang dan bermain pasir dengan nyaman.
Disini para pengunjung juga akan menemukan kebun buah naga yang akan
menambah keasrian pantai, selain dari faktor pepohonan. Jembatan kayu
yang menjorok kepantai bisa dijadikan tempat untuk berfoto dengan latar
belakang keindahan pantai Marina. Hal yang sangat disayangkan adalah
fasilitas untuk menuju lokasi, tidak ada bis yang dapat langsung sampai,
hanya ada bis dari Terminal Terboyo yang akan berhenti di Puri
Mareokoco.
![]() |
| memancing dipantai marina |
![]() |
| pintu masuk pantai marina |
6. Pantai Tirang, Pantai yang Asik untuk Memancing
Salah satu pantai yang menarik perhatian para wisatawan adalah pantai Tirang. Pantai Tirang sendiri merupakan salah satu pantai yang langsung bersebelahan dengan Pantai Maron.
Pantai Tirang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan
Tugu, Kota Semarang. Di pantai yang indah ini Anda bisa melihat langsung
kegiatan para nelayan yang membudidayakan rumput lalut.
Di sekitar pantai Tirang masih bisa kita jumpai pohon pohon mangrove.
Tidak hanya mangrovenya yang eksotis, para pengunjung juga bisa
menikmati keindahan terumbu karang yang hidup di areal pantai seluas
240,70 hektar.
Ombak di Pantai Tirang sendiri tidak terlalu besar sehingga sangat cocok
untuk dijadikan tempat bermain bersama keluarga. Di pantai ini juga
Anda bisa menyaksikan sunse yang sangat indah.
Untuk Anda yang hobi memancing, disini Anda juga bisa memancing. Bahkan
ada yang mengatakan bahwa Pantai Tirang merupakan salah satu lokasi yang
sangat strategis untuk memancing.
Beberapa jenis ikan yang bisa ditemui dengan mudah di Patntai Tirang
adalah kakap putih atau Baramundi. Selain itu ada juga ikan dokan atau
kedokan yang menjadi salah satu ikan favorit warga setempat.
![]() |
| jalan menuju pantai Tirang |
![]() |
| langit pantai Tirang |
7. Air Terjun Kali Pancur - Wisata Petualang
Air Terjun Kali Pancur adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang paling terkenal untuk kategori tempat wisata alam. Air Terjun Kali Pancur yang berlokasi di Desa Nogosaren, Semarang, ini mempunyai ketinggian air terjun sekitar 150 meter , dihiasi bebatuan alam yang ditumbuhi pepohonan hijau, dan memiliki beberapa goa walet . Sebelum anda datang berkunjung ke tempat wisata Air Terjun Kali Pancur, saya sarankan siapkan terlebih dahulu badan anda dan istirahatlah yang cukup karena anda kan melewati sekitar 900 anak tangga yang cukup melelahkan untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Kali Pancur
Air Terjun Kali Pancur memiliki ketinggian sekitar 100 meter, berada pada punggungan Gunung Telomoyo yang mengarah ke Danau Rawa Pening. Sepanjang punggungan gunung ini selain terdapat air terjun juga memiliki banyak tebing batu andesit dengan ketinggian bervariasi dari 20 meter sampai 100 meter. Di Lokasi ini banyak para pecinta alam melakukan panjat tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat. Selain dihiasi relief bebatuan alam serta sejumlah tumbuh–tumbuhan perintis, tebing air terjun itu juga dipenuhi goa kecil tempat berteduh bagi burung walet.
Tempat parkir di obyek wisata air terjun kali pancur ini cukup luas, Lokasi air terjun kalipancur ini sekitar 900m (dengan jumlah anak tangga lebih dari 800) dari pintu masuk. Disarankan bagi anda untuk memiliki fisik yang stabil dan membawa bekal makanan untuk berkunjung ke air terjun ini, karena track yang penuh tanjakan selalu anda temui saat menuju lokasi air terjun kalipancur. Namun begitu kondisi jalan menuju ait terjun ini mempunyai jalan yang sudah disemen dan baik, jadi memudahkan anda saat berjalan dan tidak tersesat. Untuk biaya masuk air terjun kedung kayang, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp.2.000/ orang dan biaya parkir Rp.1.000/ unit motor.
Hampir di sepanjang menuruni anak tangga, terdapat suara gemericik air pegunungan yang mengalir di samping anak tangga dengan pemandangan alam yang menakjubkan, dengan ketinggian air terjun sekitar 150 meter. Selain dihiasi relief bebatuan alam, tebing air terjun itu juga dipenuhi goa kecil tempat berteduh bagi burung walet. Setelah menikmati keindahan alam Air Terjun Kali Pancur ini sebaiknya menghemat tenaga, karena untuk kembali pulang pengunjung harus menyusuri lagi satu per satu anak tangga yang menanjak tadi.
Oiya tempat wisata ini selain cocok buat hunting fotografi, bisa juga digunakan untuk saling mempererat tali kasih sayang. Buktinya saat saya kesana sepanjang jalan turunan anak tangga menuju dasar air terjun banyak sekali berhiaskan para muda mudi yang sedang memadu kasih tanpa malu-malu mengumbar kemesraan dan tak menghiraukan lalu lalang pengunjung lain yang melintas di dekat mereka, seperti dunia milik mereka berdua saja.
| salah satu sudut air terjun kalipancur |
![]() |
| jalan menuju kalipancur |
![]() |
| dari dekat melihat kalipancur |
8. Pagoda Buddhagaya Watugong
Ikon paling terkenal dari Vihara Buddhagaya ini adalah Pagoda Avalokitesvara atau biasa disebut Pagoda Metakaruna yang berarti pagoda cinta dan kasih sayang. Pagoda ini didirikan untuk menghormati Dewi Kwan Sie Im Po Sat yang dipercaya oleh umat Buddha sebagai dewi kasih sayang. Pagoda Avalokitesvara mempunyai tinggi 45 meter dan terdiri dari 7 tingkat yang menyempit ke atasujuh tingkat ini dimaknakan sebagai kesucian yang akan dicapai oleh pertapa setelah mencapai tingkat ke tujuh. Pagoda Avalokitesvara yang identik dengan perpaduan warna merah dan kuning khas bangunan Tiongkok ini diresmikan oleh MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia pada tahun 2006.
Di dalam Pagoda Avalokitesvara yang berukuran 15 x 15 meter dan berbentuk segi delapan ini terdapat patung Dewi Kwan Im berukuran 5,1 meter, serta patung Panglima We Do di sisinya. Di tingkat kedua hingga keenam, ada patung Dewi Kwan Im yang menghadap ke empat penjuru mata angin. Ini dimaksudkan supaya sang dewi dapat memancarkan welas asih ke empat penjuru. Sedangkan di bagian puncak pagoda terdapat patung Amitabha, yaitu guru besar para dewa dan manusia. Di puncak ini juga terdapat stupa untuk menyimpan relik, yaitu mutiara Buddha. Namun, Anda tidak dapat ke puncak pagoda, karena di pagoda ini tidak disediakan tangga untuk mengakses puncaknya. Total patung yang ada di Pagoda Avalokitesvara berjumlah 30 buah.
Pada tingkat ketujuh terdapat patung Amitaba, yakni guru besar para dewa dan manusia. Dibagian puncak pagoda terdapat Stupa untuk menyimpan relik (butir-butir mutiara) yang keluar dari Sang Buddha. Bagian depan pagoda juga terdapat patung Dewi Welas Asih serta Sang Buddha yang duduk dibawah pohon Bodi.
Di Komplek Vihara juga terdapat cotage untuk para tamu menginap. Tepat di depan cotage terdapat Bangunan Dhammasala. Bangunan ini terdiri dari dua lantai, lantai dasar digunakan untuk ruang aula serbaguna yang luas dengan sebuah panggung didepannya sedangkan lantai atas untuk ruang Dhammasala.
Pada bagian tembok pagar disekiling dhammasala terdapat relief yang menceritakan tentang paticasamupada. Dengan melihat relief ini kita akan lebih mudah memahami konsep paticasamupada
Semuanya bagian dalam komplek Vihara ditata dengan rapi dipadukan dengan keasrian lingkungannya serta ditambah dengan keindahan arsitektur Tiongkok menjadikan tempat ini relatif menyenangkan untuk berziarah serta beribadah maupun sekedar mampir untuk istirahat melepas lelah karena dalam perjalanan.
Jika sedang berwisata ke Semarang, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk mengunjungi salah satu obyek wisata Kota Semarang
9. Taman Rekreasi Wonderia -Wisata Permainan
Taman rekreasi yang terletak di Jalan Sriwijaya Semarang ini memang merupakan salah satu lokasi favorit, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Apalagi cukup banyak fasilitas dan arena permainan yang tersedia di sini, seperti Merry Go Round, Kiddy Boat, Typhoon Coaster, Super Rally, Boom Boom Car, serta Space Gyro. Tak sedikit anak-anak yang menghabiskan waktunya dengan bermain berbagai permainan mengasyikkan di sini.
Jika anda punya nyali, anda pun dapat menguji nyali di Ghost House alias rumah hantu yang sangat menyeramkan. Di taman wisata ini juga ada panggung hiburan yang pada even tertentu cukup meriah dengan mengundang sejumlah penyanyi atau pementasan pertunjukan yang menarik lainnya.
Taman Rekreasi Wonderia Semarang dibangun di atas tanah seluas 3 hektar sehingga menjadikannya sebagai taman hiburan terbesar di Jawa Tengah. Tempat ini selalu menjadi pilihan utama warga Semarang dan sekitarnya, terutama pada momentum tertentu seperti saat merayakan pergantian tahun baru ataupun pada masa liburan sekolah. Tempat parkar yang cukup luas pun seringkali penuh dengan mobil dan motor para pngunjung yang datang untuk menghabiskan waktu liburannya.
Dengan kawasan yang luas dan rindang, suasana jalan-jalan pun terbangun dengan nyaman dan rekreatif. Apalagi kabarnya banyak perbaikan dan penambahan fasilitas untuk anak-anak yang telh dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat bermain.
Taman rekreasi yang telah dibuka sejak tahun 2007 ini melayani pengunjung dari pukul 9 pagi hingga pukul 22 malam, sedangkan khusus untuk hari Sabtu, Wonderita buka hingga pukul 23 malam. Dengan harga tiket masuk yang cukup murah, yaitu sebesar Rp 5.000, berkunjung ke Taman Wisata Wonderia Semarang tak sekedar rekreasi namun juga berwisata yang memang sangat menyenangkan dan mengasyikkan, terutama dengan membawa serta anak-anak dan keluarga
10. Curug Lawe dan Curug Benowo, Air Terjun Tersembunyi di Lereng Gunung Ungaran
Kota Ungaran,
masih termasuk dalam wilayah kabupaten Semarang adalah sebuah kota yang
mungkin sebagian orang hanya sebagai kota lintas yang akan atau sesudah
dari kota Semarang. Jangan salah, Kota Ungaran memiliki banyak
destinasi wisata yang tak kalah indah dari kota-kota lain disekitarnya.
Karena terdapat banyak perbukitan dan gunung disana, destinasi
pegunungan merupakan salah satu destinasi yang ditonjolkan. Selain candi
Gedong songo dan Umbul Sidomukti, Ungaran mempunyai destinasi wisata
yang terpendam dan keindahanya sayang kalau dilewatkan. Curug Lawe dan
Curug Benowo menjadi pelengkap keindahan destinasi wisata Kota Ungaran
saat ini.
Obyek Wisata
Curug Lawe dan Curug Benowo
yang masih satu kawasan Gunung Ungaran Kabupaten Semarang. Curug ini
berada di tengah-tengah curug lawe ungaran jawa tengahperkebunan
cengkeh, dilereng pegunungan dan di dalam hutan yang masih terjaga
keasliannya. Kedua curug ini merupakan hulu dari kali banjir kanal timur
atau Kali Garang Di Semarang. Nama Curug Lawe diambil karena konon
jumlah air terjun yang ada baik dari yang besar hingga yang terkecil
berjumlah 25 buah, dalam bahasa jawa “selawe”.
Perlu sedikit perjuangan untuk sampai ke tempat ini. Dari pos pintu
masuk, penjungung akan diajak untuk berjalan melewati trek-trek
pegunungan yang naik turun. Tetapi dalam perjalanan yang sebagian orang
menganggap cukup melelahkan, disepanjang perjalanan pengunjung akan
disuguhkan pemandangan perpaduan warna hijau daun dan coklat kayu yang
basah.
Perpaduan tersebut membuat suasana menjadi segar walau kadang terik
matahari menyengat menembus diantara dedaunan. Sebagai rute awal,
pengunjung akan menyusuri sungai irigasi buatan dan berbatasan dengan
jurang yang menjadi jalur air bersih mengaliri sawah-sawah diarea
tersebut. Setelah menyusuri sungai irigasi, pengunjung akan curug benowo
ungaran jawa tengahmelewati sebuah jembatan besi yang juga berfungsi
sebagai jembatan air irigasi yang berada dibawahnya. Jangan lupa untuk
berfoto di jembatan ini, karena pemandangan jembatan ini sangat
mengagumkan. Setelah dari jembatan, pengunjung akan menemukan
percabangan jalan yang menunjuk ke arah Curug Benowo dan Curug Lawe.
Biasanya pengunjung lebih dahulu memilih untuk ke Curug Benowo, tidak
tahu alasanya kenapa. Dari percabangan akan menembuh perjalanan sekitar 1
jam dengan melewati beberapa tanjakan, jembatan kayu dan sungai yang
airnya begitu menggoda untuk kita segera menceburkan diri. Dari kejauhan
searah dengan sungai, Curug Benowo akan nampak indahnya dengan derasnya
air yang jatuh dari atas.
Setelah puas menikmati keindahan dan berbasah-basahan di Curug Benowo.
Perjalanan berlanjut ke Curug Lawe. Dengan menempuh sekitar 30 menit
atau sekitar 1 km melewati rute tanpa harus kembali ke percabangan jalan
tadi. Rute yang dilewati berupa jalan setapak berpasir yang basah dan
menyusuri sungai yang dangkal. Sepanjang sungai yang dipenuhi dengan
batang kayu yang hanyut menambah kesan kealamian. Setelah melewati
sungai, suara gemericik Air Terjun Curug Lawe terdengar pertanda tidak
jauh lagi sampai dengan Curug Lawe.jalan cabang curug lawe ungaran jawa
tengah
Keindahan Curug Lawe sangatlah mempesona. Air Terjun utama yang cukup
tinggi dan sekitarnya terdapat air terjun yang berukuran lebih kecil
nampak segar dimata. Curug Lawe berada di tebing bebatuan yang melingkar
dan semua dinding batu dilintasi oleh air terjun nampak seperti
dekorasi alam yang eksotik. Disekitar sunagi dibawahnya berserakan kayu
dari pepohonan yang mati terbawa oleh air terjun. Jadi walaupun baru
bersenang-senang dibawah air terjun, harus tetap waspada.
Lokasi
Curug Benowo dan Curug Lawe berlokasi di kawasan Gunung Ungaran yang
secara administratif terletak di Gunung Pati, Kecamatan Ungaran Barat,
Kabupaten Semarang, Propinsi Jawa Tengah
Akses
Berjarak 12 km dari kota Semarang atau 7 km dari kota Ungaran. Dari
Ungaran (alun-alun) mengambil arah ke Mapagan melalui jalan tembus arah
ke Boja. Sesampainya di Boja ambil belokan ke kiri di desa Sumur Gunung.
Selanjutnya dari pertigaan Sumur Gunung tersebut diteruskan ke arah
selatan hingga perkebunan cengkeh zanzibar sekitar 3 kilometera dengan
kondisi jalan menanjak. Sesampai di perkebunan ini bagi yang membawa
kendaraan dapat memarkirkan kendaraannya di dekat geust house.
Fasilitas dan Akomodasi
Fasilitas di area curug masih terbilang minim, hanya ada satu toilet.
Disarankan mempersiapkan bekal dan keperluan pribadi selama berkunjung
ke area curug, karena tidak terdapat warung makanan. Untuk masalah
penginapan bisa mencari di Kota Ungaran.
![]() |
| papan penunjuk arah Curug Lawe dan Curug Benowo - wisata semarang |
![]() |
| papan informasi Curug Lawe dan Curug Benowo - wisata semarang |
![]() |
| berfoto di Curug Lawe dan Curug Benowo - wisata semarang (sumber) |
![]() |
| pos menuju curug lawe-curug benowo -wisata semarang |
wisata diSEMARANG
Reviewed by INFODO MEDIA
on
Maret 20, 2016
Rating:
Reviewed by INFODO MEDIA
on
Maret 20, 2016
Rating:


















_in_Semarang_TMnr_10032316.jpg)














































Post a Comment